
Sukodono – Dalam upaya menguatkan kesadaran dan aksi pengelolaan sampah, PKK Kecamatan Sukodono menginisiasi program kreatif: mengolah sampah plastik menjadi kursi berbahan ecobrick—kerja keras yang melibatkan ibu-ibu aktif dan kader lingkungan.
Kegiatan bertajuk “Giat Pagi PKK se-Kecamatan Sukodono” menjadi momentum penting. Para peserta antusias menyulap botol plastik bekas menjadi tempat duduk fungsional melalui pengumpulan dan pemadatan plastik kering, kemudian merangkainya hingga menjadi struktur kokoh dan estetis.
Apa itu ecobrick?
Ecobrick adalah botol plastik diisi rapat dengan sampah plastik non-organik hingga padat—metode sederhana namun efektif dalam mengurangi limbah sekaligus menciptakan material konstruksi alternatif
roses Kreatif di Sukodono:
Pengumpulan sampah plastik, seperti botol, kemasan, dan kresek.
Pemadatan dilakukan dengan alat sederhana agar padat maksimal dalam botol.
Perakitan botol ecobrick disusun vertikal atau horizontal dan direkatkan menjadi bentuk kursi sederhana.
Finishing kursi ditambahkan alas kayu atau triplek agar lebih nyaman untuk digunakan
Manfaat nyata:
Program ini tidak hanya mengurangi volume sampah plastik, tapi juga mendorong kreativitas lokal dan memperkuat keterlibatan komunitas dalam solusi berkelanjutan. Melalui pembelajaran dan praktek langsung, PKK menunjukkan bahwa sampah bisa diubah menjadi aset produktif.
Kegiatan PKK di Sukodono menjadi inspirasi nyata bahwa inovasi lingkungan bisa dimulai dari skala lokal—melibatkan masyarakat lewat praktik sederhana tapi berdampak besar. Dari botol bekas hingga kursi fungsional, langkah ini menyuarakan bahwa setiap orang punya peran dalam menjaga bumi.